Aktifkan JavaScript !

Jika Laut Mati Terancam Tidak Mati Lagi

Laut Mati Terancam Tidak Mati LagiPada kesempatan kali ini admin blog raja seo berbagi pengetahuan tentang laut mati. Bila kita mendengar kata mati pastinya terbersit di benak kita atau terbayang orang mati dan segala hal yg memang sudah tidak ada nyawanya. Semuanya itu pastinya tidak mengenakkan hati atau bisa disebut berita negatif yg pastinya tidak akan disukai orang. Betul tidak? akan tetapi ada satu tempat yang mengandung kata mati yg suka dikunjungi orang dan bisa membuat orang merasa senang.

Nama laut mati dari bahasa Ibrani “Yam ha Maved” yang artinya “‘Laut Pembunuh”, Jika dalam bahasa Arab bernama ‘Bahrul Mayyit’ yang juga mengandung arti Laut Mati. Laut mati banyak juga disebut orang dengan laut garam. maklum saja, diperairannya cukup banyak mengandung garam yakni sekitar 33,6 persen. Kurang lebih 8,5 kali lebih banyak dari yg dikandung garam laut biasa. Pada laut mati yang diapit oleh dua negara yakni israel dan palestina merupakan kawasan atau wilayah paling rendah di seluruh dunia. Posisi nya ialah 421 meter dari bawah permukaan air laut. Wow.. Sangat rendah bukan?

Lalu bagaimana jika laut yang tadinya mati terancam tidak mati lagi? memang sih menurut informasi yang admin raja seo ketahui jika itu terjadi pasti nantinya kadar garam berkurang, dan jika itu terjadi sudah dapat dipastikan banyak ikan yang dapat hidup di dalam daerah yg tadinya disebut laut mati.

Memang pada saat ini keadaan air laut mati semakin hari semakin menyusut saja. Terhitung sajak tahun 1961 an airnya sudah menyusut yang tadinya tinggi sekarang sudah kurang lebih 10meter susutnya. Jika itu terus terjadi otomatis akan terjadi kedangkalan. Sebab menyusutnya air laut mati itu banyak penyebabnya selain dari proses penguapan, proyek pemerintah setempat pun juga berdampak mempercepat habisnya air laut mati.

Kedangkalan laut mati diprediksi pasti terjadi, maka dari itu pemerintah setempat berencana pada tahun 1917 akan menghubungkan laut mati yang sudah dangkal tersebut dengan laut merah yang dengan membuat bendungan dengan fungsi mengatur volume air laut yg masuk. Jika itu benar benar terlaksana, sudah dipastikan kadar garam laut mati yang tadinya sangat tinggi akan hilang memudar bersama datangnya air laut merah. Dan tidak lama lagi secara otomatis kadar garam yang terkandung juga akan menyesuaikan dengan kadar garam yang dimiliki oleh laut merah. Juga ikan ikan pasti ikut dan dapat hidup disana..

sumber dari kaskus di bawah ini : 

https://www.kaskus.co.id/thread/52ca7c951acb178c208b4728/laut-mati-terancam-tidak-quotmatiquot-lagi/1

peta lokasi laut mati

SEGALA hal yang diasosiasikan dengan “mati” biasanya tidak disukai orang. Namun tidak dengan kata “mati” yang melekat pada sebuah tempat yang bernama Laut Mati. Malah, tempat ini menarik minat jutaan turis setiap tahun. Di samping itu, banyak penelitian telah dilakukan untuk mengungkap keunikan alamnya. Namun, nama yang menyeramkan ini pun sebenarnya telah dihaluskan dari terjemahan bahasa Ibrani ‘Yam ha Maved’ yang berarti ‘Laut Pembunuh’, sedangkan dalam bahasa Arab namanya adalah ‘Bahrul Mayyit’ yang artinya yaahhh Laut Mati juga.
Laut Mati biasa disebut dengan Laut Garam karena perairannya mengandung 33,7% garam (sekitar 8,6 kali lebih banyak dari kandungan garam di laut biasa). Laut Mati yang diapit oleh negara Israel dan Palestina (Tepi Barat) di sisi barat, dan Yordania di sisi timur merupakan wilayah yang paling rendah di dunia. Posisinya adalah 422 meter di bawah permukaan laut! Mau tahu tentang asal-usul dan fakta menarik tentang Laut Mati lainnya silahkan lanjut membaca…

Asal-usul Laut Mati
Laut Mati sebenarnya bukanlah benar-benar laut, melainkan hanya sebuah danau saja. Disebut laut karena danau ‘Laut Mati’ berair asin dan memiliki wilayah yang luas: panjang 47 mil dan lebar 10 mil, dengan total luas permukaan sekitar 360 mil, sedangkan kedalaman laut mencapai 422 meter. Lalu mengapa namanya Laut Mati? Disebut demikian karena tidak ada ikan yang dapat hidup di Laut Mati karena keasinan airnya yang sangat tinggi. Jangankan hidup, berenang pun ikan akan sulit karena dia pasti akan terapung terus!

Asal-muasal terjadinya Laut Mati disebutkan dalam kitab suci Umat Islam dan Kristen. Disebutkan bahwa Nabi Luth diperintahkan Tuhan untuk memperingatkan kaumnya yang melegalkan perilaku homoseksual. Karena umat mengabaikan seruan Nabi Luth, maka Tuhan memerintahkan Nabi Luth untuk menyingkir dari kota Sodom dan Gomorah. Laknat Tuhan datang melalui sebuah gempa vulkanis yang diikuti letusan lava, kota-kota tersebut diruntuhkan, lalu dijungkirbalikkan masuk ke dalam Laut Mati.
Hasil penelitian ilmiah kontemporer menjelaskan, bencana itu dapat terjadi karena daerah Lembah Siddim, yang di dalamnya terdapat kota Sodom dan Gomorah, merupakan daerah patahan atau titik bertemunya dua lempengan kerak bumi yang bergerak berlawanan arah. Patahan itu berawal dari tepi Gunung Taurus, memanjang ke pantai selatan Laut Mati dan berlanjut melewati Gurun Arabia ke Teluk Aqaba dan terus melintasi Laut Merah, hingga berakhir di Afrika. Biasanya, bila dua lempengan kerak bumi ini bergeser di daerah patahan maka akan menimbulkan gempa bumi dahsyat yang diikuti dengan tsunami yang menyapu kawasan pesisir pantai. Juga biasa diikuti dengan letusan lava/lahar panas dari perut bumi.

tugu titik terendah laut mati

Mengapa air Laut Mati sangat asin?
Pasokan air yang masuk ke Laut Mati hanya dari Sungai Yordan dan beberapa pegunungan di sekitarnya. Karena Laut Mati berada posisi yang rendah maka air yang diterima itu tidak bisa dialirkan kemana-mana. Satu-satunya jalan keluar air yaitu melalui proses penguapan ke udara saja. Itulah sebabnya air Laut Mati menjadi sangat asin karena air yang mengalami proses penguapan meninggalkan zat-zat mineralnya.

Keunikan Laut Mati
Anda tidak bisa berenang, tapi tidak ingin tenggelam saat mencebur ke dalam air? Itu bukan persoalan mustahil. Di Laut Mati, setiap orang yang mencebur diri tidak akan tenggelam walaupun di tempat yang dalam. Ini bisa terjadi karena Laut Mati memiliki kadar keasinan yang sangat tinggi. Namun banyak orang salah kaprah menyebut Laut Mati adalah perairan yang paling asin di dunia. Sebenarnya ada perairan lain yang kadar keasinan lebih tinggi (40%) yaitu Danau Assal di Djibuoti, Afrika.

Laut Mati memiliki lumpur yang berkhasiat sebagai penghalus kulit. Selain itu, ada beberapa zat mineral berguna lain yang terkandung dalam Laut Mati yaitu:

– Sodium yang dapat meningkatkan permeabilitas yang sangat cocok untuk kulit kering.

– Magnesium dengan konsentrasi 15 kali lebih tinggi dibandingkan dengan laut lainnya. Magnesium membantu penyembuhan kulit dan menyediakan jaringan permukaan kulit dengan anti alergi dan penting untuk metabolisme sel.

– Potassium yang dapat meningkatkan oksidasi dan mengatur proses elektrikal otot dan sistem saraf serta membantu mengatur kelembaban di kulit.

– Bromida – konsentrasi bromida adalah 50 kali lebih tinggi dari garam biasa. Ini menyebabkan efek yang sangat santai, dan membantu secara alami perbaikan sel kulit.

– Bitumen yang ditemukan dalam jumlah sedikit dan dapat bertindak sebagai zat anti-inflammatory.

– Iodin yang berperan penting pada pembentukan hormon tiroksin, dan juga penting untuk energi dan metabolisme sel.

– Kalsium penting sebagai pertahanan membran sel dan pembersihan pori-pori, yang dibutuhkan juga untuk perbaikan jaringan dibawah kulit.

– Zink yang memainkan peranan dalam regulasi enzim.

– Lumpur Laut Mati membantu kulit kering dengan mengganti elektrolit yang hilang, bisa mengobati beberapa masalah dermatologi seperti eksim, jerawat, rematik, sakit sendi, dan masalah sirkulasi dan saraf. Garam Laut Mati juga bisa bertindak sebagai desinfektan yang bisa mengeluarkan zat berbahaya dari kulit.

Mendangkal dan terancam tidak “mati” lagi

Saat ini, perairan Laut Mati mulai menyusut. Sejak tahun 1960an airnya sudah susut lebih dari 10 meter, sehingga dikhawatirkan Laut Mati terus mengalami pendangkalan. Susutnya air Laut Mati selain disebabkan oleh penguapan, juga akibat adanya proyek-proyek menyangkut air yang dilakukan oleh pemerintah Israel maupun Yordania.
Jika perairannya terus menerus surut, maka rencananya pada tahun 2017 nanti Laut Mati akan dihubungkan ke Laut Merah dengan sebuah bendungan yang bisa mengatur volume air. Kalau itu terjadi, maka kadar garam Laut Mati akan menurun dan menjadi normal sama dengan kadar garam laut biasa. Jika demikian Laut Mati mungkin tidak akan “mati” lagi karena ikan-ikan dan biota lain sudah bisa hidup di dalamnya.

sekian trit ane gan, moga-moga ada manfaatnya ya..