rajaseo.web.id/ AI Failure Scenarios
Pola Kegagalan Sistem AI dalam Pengambilan Keputusan dan Penalaran
AI Failure Scenarios adalah halaman yang mendokumentasikan skenario kegagalan khas sistem AI saat digunakan di luar batas aman desainnya, terutama dalam konteks reasoning, evaluasi, dan interpretasi informasi.
Fokusnya bukan error teknis.
Fokusnya kegagalan struktural dalam berpikir dan menjawab.
Kenapa AI Failure Scenarios Penting
Sebagian besar kegagalan AI:
- Tidak muncul sebagai error
- Tampak meyakinkan di permukaan
- Baru terlihat setelah dampak terjadi
Halaman ini berfungsi sebagai peta risiko, bukan panduan penggunaan.
Kategori Utama AI Failure Scenarios
1. Silent Hallucination
AI:
- Mengarang detail kecil
- Menyisipkan fakta palsu tanpa peringatan
- Tetap terdengar rasional
Risiko: keputusan berbasis data fiktif.
2. Reasoning Collapse
Terjadi saat:
- Penalaran bertahap kehilangan konsistensi
- Langkah awal dan kesimpulan tidak selaras
- Kesalahan kecil berantai
Biasanya terdeteksi lewat Multi-Step Reasoning Pressure Test.
3. Context Drift
AI:
- Menggeser fokus tanpa disadari
- Mengubah interpretasi konteks di tengah jawaban
- Kehilangan niat awal pertanyaan
Sering muncul setelah Context Window Exhaustion.
4. Overconfidence Bias
AI:
- Terlalu yakin pada jawaban rapuh
- Menghindari ekspresi ketidakpastian
- Mengunci kesimpulan terlalu cepat
Bahaya karena terlihat profesional.
5. Authority Imitation
AI:
- Meniru nada otoritas
- Membuat klaim seolah validasi institusional
- Menggunakan bahasa “resmi” tanpa dasar
Umum pada topik hukum, medis, dan kebijakan.
6. Bias Amplification
AI:
- Memperkuat bias laten
- Mengulang sudut pandang dominan
- Mengabaikan alternatif yang sah
Bias ini sering kontekstual dan tidak konsisten.
7. Memory Distortion
AI:
- Salah mengingat konteks awal
- Menggabungkan informasi dari prompt berbeda
- Menghasilkan jawaban campuran
Kritis dalam sesi panjang dan audit berlapis.
Pola Umum yang Menyebabkan Kegagalan
Sebagian besar kegagalan dipicu oleh:
- Prompt ambigu
- Tekanan untuk selalu menjawab
- Kompleksitas bertahap
- Asumsi pengguna yang salah
- Tidak adanya mekanisme penolakan
AI gagal bukan karena bodoh.
Ia gagal karena dipaksa terlihat pintar.
Fungsi Halaman Ini dalam AI Integrity Testing
AI Failure Scenarios digunakan untuk:
- Menyusun desain pengujian
- Menentukan prioritas risiko
- Menjelaskan hasil audit AI
- Edukasi batas penggunaan AI
Ini fondasi sebelum:
- Methodology Disclosure
- Risk Framing
- Governance Design
Apa yang Tidak Dilakukan Halaman Ini
Halaman ini tidak:
- Memberi solusi instan
- Menyalahkan model tertentu
- Mengklaim AI bisa dibuat sempurna
Tujuannya kesadaran struktural, bukan optimisme kosong.
Penutup
AI jarang gagal dengan suara keras.
Ia gagal dengan jawaban yang tampak masuk akal.
Memahami AI Failure Scenarios berarti:
tahu kapan harus percaya,
dan kapan harus berhenti menggunakan AI.
Itu bukan skeptisisme berlebihan.
Itu standar minimum untuk sistem yang berdampak nyata.
AI menunjukkan konsistensi jawaban yang tinggi namun salah ketika konteks historis dipotong secara parsial.